Senin, 21 Desember 2015

LAKUKAN TANTANGAN SENYUM



Tersenyum Pada Orang Asing
Anda pernah mengalami saat-saat ketika anda berpapasan dengan orang asing atau sengaja menangkap tatapan seseorang, dan anda berdua tiba-tiba akan terlihat canggung di kejauhan atau berpura-pura kita melihat sesuatu yang lain? Nah, jika anda sering mengalaminya maka tantangannya adalah untuk memberi mereka senyuman lebar. Sebuah senyum tulus akan menunjukkan semuanya, termasuk gigi.
Deepak Chopra, seorang motivator, berbicara tentang memberi setiap orang yang anda temui dengan sebuah hadiah kecil. Saya melakukannya dengan sebuah senyum. Mengapa tidak? Ini tidak memerlukan biaya apa-apa, ditambah hal ini jauh lebih menyenangkan daripada anda merasa canggung dan berpura-pura anda tidak disana. Saya juga senang melihat reaksi orang-orang ketika kita tersenyum pada mereka, yang sebelumnya tidak mereka harapkan. Beberapa senyuman, dan orang lain akan merasa surprise dan tersenyum balik pada anda, yang pada akhirnya akan memunculkan rasa kehangatan di dalam diri.

Tersenyum Pada Tunawisma atau Pengemis
Pada dasarnya sebagian besar dari mereka adalah orang-orang baik. Mereka juga membutuhkan perhatian dan pengakuan. Jadi, beri mereka sesuatu lebih dari sekedar uang. Jadi berikutnya jika ada seseorang yang meminta sedekah pada anda, cobalah untuk tidak mengabaikan mereka. Senyumlah dengan hangat pada mereka. Jika anda merasa tidak ingin memberikan uang, katakan saja “Maaf, saya tidak memiliki uang kecil sekarang”. Demikian pula, jika ada seseorang yang mencoba untuk menjual sesuatu pada anda dan anda tidak tertarik, cukup tersenyum dan katakan kepada mereka “Tidak terima kasih”. Saya telah menemukan bahwa dibutuhkan lebih banyak energi untuk mengabaikan dan berpura-pura menjadi sangat serius, daripada tersenyum. Jadi tersenyumlah! Buatlah hari yang indah untuk seseorang! :)

Tersenyum Lebar
Sadarkah anda bahwa anda hanya memberikan setengah dari senyum anda ketika anda mencoba untuk sekedar bersikap sopan? Seperti di lift misalkan, atau menabrak seseorang di depan pintu, atau menunggu dalam antrean. Mengapa tidak berlatih memberi mereka senyum yang tulus? Karena hal ini akan mengurangi kecanggungan anda dan anda berpotensi membuat hari seseorang menjadi indah, atau mendapatkan teman baru.

Senyum di Tempat Kerja
Hidup di bawah rutinitas dapat menjadikan kita seperti robot, seperti di tempat kerja. Datang di pagi hari, memulai pekerjaan, istirahat siang, dan pulang di sore hari, begitu seterusnya. Setiap hari kita menjalani rutinitas yang sama. Target anda hanyalah pergi bekerja, melakukan pekerjaan anda dan seringkali kita melupakan rekan-rekan kerja di sekitar anda. Jadi tantangannya adalah berlatih dengan senyum berseri-seri ketika anda datang ke tempat kerja. Senyum tulus dengan setiap orang yang anda temui di kantor. Jadikanlah anda senang melihat mereka dan bawalah lebih banyak kesenangan ke dalam kehidupan orang lain. Tanyalah dengan tulus dan semangat kepada mereka “Apa kabar?”, atau “Bagaimana akhir pekan anda?”. Kemudian perhatikan senyum di wajah mereka?

Sebuah Pujian Kecil Dengan Senyuman Anda
Saat bertemu atau menghadapi orang, carilah hal-hal yang anda kagumi atau sukai tentang mereka, betapapun kecilnya, biarkan mereka tahu. Sebuah pujian tulus kecil dapat mengangkat semangat mereka dalam waktu yang lama.
Saya telah menemukan hal-hal berguna yang membuat saya tersenyum. Beberapa momen yang membuat saya tersenyum adalah:
·         Ketika anak saya yang masih bayi tersenyum.
·         Ketika saya menikmati rasa dari secangkir teh creamer.
·         Ketika saya membaca komentar yang ditinggalkan oleh pembaca.
·         Ketika istri saya menyambut saya pulang di rumah.
·         Ketika saya dan tim berhasil mencapai target.


Anda mungkin ingin meluangkan waktu beberapa menit untuk membuat daftar hal-hal yang akan membawa senyum di wajah Anda.

Jurnal Senyum
Selama dua minggu, rekam momen-momen yang membuat senyum indah anda keluar. Jika anda merasa down, lihat kembali buku tersebut dan carilah hal-hal yang membuat anda tersenyum. Merasakan kembali pengalaman tersebut akan mengingatkan diri anda sendiri untuk kembali menjadi positif. Anda memang tidak bisa secara fisik marah dan senyum pada saat yang bersamaan. Namun dalam psikologi fisiologis, jika terjadi konflik antara tindakan fisik dengan perasaan di dalam diri anda, maka perasaan akan bergeser untuk mencocokkan keadaan di luar anda. Jadi salah satu cara untuk merubah emosi anda adalah dengan mengubah fisiologi Anda.

Apresiasi
Identifikasi hal-hal yang anda syukuri, kemudian fokus pada hal-hal tersebut sebanyak mungkin.

Humor
Buat sebuah jadwal untuk menonton film komedi. Bergaul dengan orang-orang yang membuat anda tertawa.

Manjakan Diri Anda Sendiri
Ketika kita merasa lebih terhubung dengan diri kita sendiri, kita merasa sukacita dan cenderung mengalami lebih banyak senyum.

Carilah Keluguan
Amati anak kecil atau hewan peliharaan yang sedang bermain dengan bebasnya. Tontonlah kepolosan mereka, nikmati kehadiran mereka bersama anda. Apakah anda tersenyum? Apakah anda merasa bahagia untuk mereka? Itu karena anda terhubung dengan kepolosan yang sama dalam diri anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar